Showing posts with label Kisah dan Tauladan. Show all posts
Showing posts with label Kisah dan Tauladan. Show all posts

Monday, June 28, 2010

22 lawan satu

Sebuah cerita yang menarik.. Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.


The image “http://www.sweden.se/upload/Sweden_se/english/articles/SI/2006/Religion/sweden_islam.jpg” cannot be displayed, because it contains errors. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d2/Dresden_Frauenkirche_Saint_Mary_october_2005.jpg/225px-Dresden_Frauenkirche_Saint_Mary_october_2005.jpg


Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampong tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula ia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.

Di saat itu, si pendeta agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. " Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun, pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

Pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan! Sang pendeta pun mulai bertanya, "


  1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
  2. dua yang tiada tiganya,
  3. tiga yang tiada empatnya,
  4. empat yang tiada limanya,
  5. lima yang tiada enamnya,
  6. enam yang tiada tujuhnya,
  7. tujuh yang tiada delapannya,
  8. delapan yang tiada sembilannya,
  9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
  10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
  11. sebelas yang tiada dua belasnya,
  12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
  13. tiga belas yang tiada empat belasnya.
  14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
  15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
  16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
  17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
  18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
  19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
  20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
  21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
  22. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"
The image “http://www.housenumberconnection.com/w/glasgow.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.


pening jugak soalannya!



Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,


  1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
  2. Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
  3. Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
  4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
  5. Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
  6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah SWT menciptakan makhluk.
  7. Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
  8. Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
  9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang. Dan bukti-bukti itu ialah angin taufan, belalang, kutu, katak, darah, tongkat, tangan, belah laut, memayungi mereka dengan awan, al-man, al-salwa, batu hingga yang lain daripada tanda kekuasaan Allah yang mereka saksikannya.
  10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah SWT berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
  11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf.
  12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
  13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
  14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).
  15. Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
  16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:98)
  17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).
  18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
  19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya':69).
  20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentera bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
  21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
  22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di siang hari dan Dua di malam hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pun mula hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh pendeta.

Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"


The image “http://www.outbackonline.net/Advent2006/RK1%20Renaissance%20keys%20One.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.


Mendengar pertanyaan itu lidah pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia cuba mengelak. Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!"

Pendeta tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapan nya, namun aku takut kalian marah." Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda." Pendeta pun berkata, "Jawabannya ialah:

Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Aasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."

Lantas pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.
Sumber : www.iluvislam.com

Menginstall Iman Akibat Virus Merah Jambu

Pernah tidak kamu buka komputer hati, dan menemukan sebuah virus yang mengacaukan program-program dan file-file di komputer hati kita? Virus yang bagaimana? Virus yang senantiasa membuat hati tidak tenang namun suka dan cemburu tapi cinta. Kalau pernah, pasti virus itu virus merah jambu. Mau tahu virus apa itu? Virus2 Cinta mcm lagu dr kumpulan Dewi-Dewi atau Anugerah band pun ade..maklumlh kt rumah dapat siaran channel Indonesia..tau perkembangan cikit2 takpe..asalkan jgn lagha.
Virus merah jambu atau virus cinta adalah salah satu jenis virus ganas yang mengakibatkan penyakit hati pada diri kita, dapat berjangkit ke seluruh network tubuh dan sangat sulit untuk dihilangkan. Dari pelbagai masalah2 yang pernah ditemukan, ternyata virus ini banyak ditemukan pada usia-usia remaja sekitar umur belasan tahun. Lebih tepatnya virus ini banyak menjangkiti para ABG yang tak punya sistem pertahanan berupa software Iman.

Tapi survey juga membuktikan bahwa walaupun remaja-remaja tersebut memiliki software Iman, namun karena jarang membuka file C:\Iman\CintaIlahi.Exe atau file C:\Iman\Rajinibadah.doc yang berada dalam paket software tersebut, maka akhirnya remaja-remaja tersebut terkena juga dengan didahului pertahanan iman yang cenderung turun, dan virus merah jambu menyebar ke seluruh komputer hati mereka.


Jadi, kalau sudah begitu, apa yang terjadi? Maka mulailah virus ini bekerja mengacaukan sistem, program-program, dan file-file kita dengan selalu menampilkan gambar syaitan yang tertawa lebar, gembira melihat kegagalan kita meraih riedhaNya. Namun banyak juga yang suka dengan kewujudan syaitan tersebut. Yang pada akhirnya virus ini membuat "hang" pusat sistem otak syaraf dan akal mereka. Yang kalau itu terjadi, maka virus ini akhirnya dapat mengalahkan sistem otak saraf dan akal yang kita miliki. Menyatukan cinta pada sesama manusia, dan mengenetepikan cinta pada Ilahi. 

Tapi apakah itu semua dapat dicegah??? Bagaimana caranya? pertama kali, Yang mesti kamu lakukan iaitu hilangkan dulu file-file yang dapat menjadi pintu masuk virus ini, misalnya saja cintadunia.exe. Lalu masukan disket anti virus yang berisi file sakshiyah.exe yang akan membersihkan sedikit demi sedikit virus cinta sampai ke akar-akarnya bila file tersebut dijalankan. Kalau anti virus tersebut tidak berhasil, maka kamu perlu menginstall kembali software imanmu. Kamu bisa pergi ke kajian-kajian yang tawarkan jasa installer iman. Atau kamu boleh beli disket installer berisi file Aqidah.exe atau Imankuat.doc. Kalau sudah berhasil diinstall, pastikan komputer hatimu bekerja dengan normal kembali. Dan supaya tidak terulang kembali, maka seringlah membuka file dakwah.exe dan ukhuwwah.doc agar hati kita senantiasa jernih dan terpelihara
Best3...(^_^) ..
sumber : http://www.al-nidaa.com.my/artikel.php?id=86&action=view

Sunday, June 27, 2010

Puaaskah Siti Sayang???

Suami saya adalah serorang jurutera, saya mencintai sifatnya yang semulajadi dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika bersandar dibahunya.

3 tahun dalam masa perkenalan dan 2 tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahawa saya mulai merasa letih...lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindui saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang sentiasa mengharapkan belaian ayah dan ibunya. Tetapi, semua itu tidak pernah saya perolehi. Suami saya jauh berbeza dari yang saya harapkan. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkahwinan kami telah mematahkan semua harapan saya terhadap cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahawa saya inginkan penceraian.

"Mengapa?"Dia bertanya dengan nada terkejut.

"Siti letih, Abang tidak pernah cuba memberikan cinta yang saya inginkan." Dia diam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang boleh saya harapkan daripadanya? Dan akhirnya dia bertanya.

"Apa yang Abang boleh lakukan untuk mengubah fikiran Siti?" Saya merenung matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan.

"Siti ada 1 soalan, kalau Abang temui jawapannya didalam hati Siti, Siti akan mengubah fikiran Siti; Seandainya, Siti menyukai sekuntum bunga cantik yang ada ditebing gunung dan kita berdua tahu jika Abang memanjat gunung-gunung itu, Abang akan mati. Apakah yang Abang akan lakukan untuk Siti?"

Dia termenung dan akhirnya berkata, "Abang akan memberikan jawapannya esok." Hati saya terus gundah mendengar responnya itu.

Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menenui selembar kertas dengan coretan tangannya dibawah sebiji gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan...

'Sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan Abang untuk menjelaskan alasannya." Kalimah pertama itu menghancurkan hati saya. Namun, saya masih terus ingin membacanya.

"Siti boleh mengetik dikomputer dan selalu mengusik program didalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, Abang harus memberikan jari-jari Abang supaya boleh membantu Siti untuk memperbaiki program tersebut."

"Siti selalu lupa membawa kunci rumah ketika Siti keluar, dan Abang harus memberikan kaki Abang supaya boleh menendang pintu, dan membuka pintu untuk Siti ketika pulang."

"Siti suka jalan-jalan di shopping complexs tetapi selalu tersasar dan ada ketikanya sesat di tempat-tempat baru yang Siti kunjungi, Abang harus mencari Siti dari satu lot kedai ke satu lot kedai yang lain mencarimu dan membawa Siti pulang ke rumah."

"Siti selalu sengal-sengal badan sewaktu 'teman baik' Siti datang setiap bulan, dan Abang harus memberikan tangan Abang untuk memicit dan mengurut kaki Siti yang sengal itu."

"Siti lebih suka duduk di rumah, dan Abang selalu risau Siti akan menjadi 'pelik'. Dan Abang harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburkan Siti dirumah atau meminjamkan lidah Abang untuk menceritakan hal-hal kelakar yang Abang alami."

"Siti selalu menatap komputer, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesihatan mata Siti, Abang harus menjaga mata Abang agar ketika kita tua nanti, abang dapat menolong mengguntingkan kukumu dan memandikanmu."

"Tangan Abang akan memegang tangan Siti, membimbing menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu."

"Tetapi sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Kerana, Abang tidak sanggup melihat airmatamu mengalir menangisi kematian Abang."

"Sayangku, Abang tahu, ada ramai orang yang boleh mencintaimu lebih daripada Abang mencintai Siti."

"Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan oleh tangan, kaki, mata Abang tidak cukup bagi Siti. Abang tidak akan menahan diri Siti mencari tangan, kaki dan mata lain yang dapat membahagiakan Siti."


Airmata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuatkan tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya lagi.

"Dan sekarang, Siti telah selesai membaca jawapan Abang. Jika Siti puashati dengan semua jawapan ini, dan tetap inginkan Abang tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, Abang sekarang sedang berdiri di luar sana menunggu jawapan Siti."

"Puaskah Siti sayangku..?"

"Jika Siti tidak puas hati, sayangku...biarkan Abang masuk untuk mengemaskan barang-barang Abang, dan Abang tidak akan menyulitkan hidupmu. Percayalah, bahagia Abang bila Siti bahagia."


Saya terpegun. Segera mata memandang pintu yang terkatup rapat. Lalu saya segera berlari membukakan pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah gusar sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.

Oh! Kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah beransur-ansur hilang dari hati kita kerana kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam 'kewujudan' yang kita inginkan, maka cinta itu telah hadir dalam 'kewujudan' yang tidak pernah kita bayangkan sebelum ini.

Mimpi Seorang Gadis

Rakaman ini dipetik dari program Motivasi Pagi -TV 3 (6.30 pagi) oleh Ustazah Noorbayah Mahmood

Seorang gadis datang menemui Rasulullah dengan tangan kanannya disorokkan kedalam poket bajunya. Dari raut wajahnya, anak gadis ini sedang menanggung kesakitan yang amat sangat. Lalu Rasulullah menegurnya. Wahai anakku, kenapa wajahmu menampakkan kamu sedang kesakitan dan apayang kamu sorokkan di tanganmu?"Lalu gadis malang ini pun menceritakan hal yang berlaku padanya :- 
 "Ya,Rasulullah,sesungguhnya aku adalah anak yatim piatu. Malam tadi aku telah bermimpi dan mimpiku itu telah membuatkan aku menanggung kesakitan ini." Balas gadis tadi.
"Jika tidak jadi keberatan, ceritakanlah mimpimu itu wahai anakku."Rasulullah mula tertarik dengan penjelasan gadis tersebut."Aku bermimpiberjumpa ibuku di dalam neraka.

Keadaannya amat menyedihkan. Ibuku meminta diberikan air kerana dia amat dahaga kerana kepanasan api neraka itu hingga peluh tidak sempat keluar kerana kekeringan sekelip mata." Gadis itu berhenti seketika menahan sebak.

"Kemudian kulihat di tangan kirinya ada seketul keju dan di tangan kanannya ada sehelai tuala kecil. Beliau mengibas-ngibaskan kedua-dua benda tersebut untuk menghalang api dari membakar tubuhnya. Lantas aku bertanya ibuku, kenapadia menerima balasan sebegitu rupa sedangkan ketika hidupnya ibuku adalah seorang hamba yang patuh dengan ajaran islam dan isteri yang taat kepada suaminya?
Lalu ibuku memberitahu bahawa ketika hidupnya dia amat bakhil. Hanya dua benda itu sahaja iaitu seketul keju dan sehelai tuala kecil pernah disedekahkan kepada fakir. Yang lainnya hanya untuk bermuka-muka dan menunjukkan kelebihan hartanya sahaja. Lalu aku terus mencari ayahku. Rupanya beliau berada di syurga dan sedang menjamu penghuni syurga dengan makanan yang lazat dan minuman dari telaga nabi.

Ayahku memang amat terkenal kerana sikapnya yang dermawan dan kuat beramal. Lalu aku bertanya kepada ayahku. "Wahai ayah, ibu sedang kehausan dan menaggung azab di neraka. Tidakkah ayah ingin membantu ibu sedangkan di dunia kulihat ibu amat mentaatimu dan menurut perintah agama.
Lalu dijawab oleh ayahnya. Sesungguhnya beliau dan semua penghuni syurga telah dilarang oleh Allah dari memberi walau setitik air kepada isterinya kerana ituadalah pembalasan untuk kebakhilan yang dilakukan ketika didunia.
Oleh kerana kasihan melihat azab yang diterima oleh ibuku, aku lantas menceduk sedikit air mengguna tapak tangan kananku lalu dibawa ke neraka. Belum sempat air tersebut mencecah bibir ibuku, api neraka telah menyambar tanganku sehingga melecur. Seketika itu juga aku tersedar dan mendapati tapak tanganku melecur teruk. Itulah sebabnya aku datang berjumpa engkau ya Rasulullah." Panjang lebar gadis itu bercerita sambil airmatanya tidak henti-henti mengalir dipipi.

Rasulullah kemudian meletakkan tongkatnya ke tapak tangan gadis tersebut lalu menadah tangan, berdoa memohon petunjuk dari Allah. Jika sekiranya mimpi gadis tersebuta dalah benar maka disembuhkanlah agar menjadi iktibar kepada beliau dan semua umat islam.
Lalu berkat kebesaranNya tangan gadis tersebut sembuh. Rasulullah lantas berkata, "Wahai anakku, pulanglah. Banyakkan bersedekah dan berzikir dan pahalanya kau berikan kepada ibumu. Mudah-mudahan segala dosanya terampun. INSYALLAH"
p/s : iktibar, jgn kedekut.. teringat kata seorang kakak kpd aku.. jgn kedekut..wpun kita ada sedikit dari x ada langsung.. mksdnya, kalu kita ada sedikit pon, sedekahlah + berkongsilah.. apetah lagi kalu kita ada banyak.. kalu tinggal kt umah sewa tu.. time nak makan, ajak la kawan2 rumah makan sekali.. berkat makan berjemaah.. ;)

Friday, May 14, 2010

Betapa pentingnya Solat Istikharah dalam kehidupan harian kita

Betapa pentingnya Solat Istikharah dalam kehidupan harian kita

Posted by nurjeehan in Ibadah & Koleksi Doa.
Oleh: Ismail Abu Bakar
Petikan dari http://darussyifa.org/index.php) 



Bila di sebut sahaja Solat Istikharah kebanyakan di kalangan kita hanya terkenangkan ketika hendak memilih jodoh. Ia begitu sinonim sekali dalam membuat keputusan untuk memilih bakal teman hidup tidak kira bagi lelaki atau perempuan. Perkara ini mungkin berlaku kerana penekanan di kalangan sesetengah Ustaz dalam soal istikharah ini dikaitkan dengan memilih jodoh sahaja.

Sebenarnya amalan Solat Sunat Istikharah ini skopnya lebih luas. Kita kadang-kadang tidak diberikan peringatan dalam soal ini. Sedangkan amalan Solat Istikharah ini sangat-sangat di galakkan oleh Rasulullah sebagaimana disebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari;

Mahfum Hadis: Dari Jabir ra., ia berkata: “Nabi pernah mengajarkan kepada kami Istikharah dalam berbagai urusan, seperti mengajarkan sebuah surah dalam Al Quran. Kalau seseorang dari kamu menghendaki sesuatu, maka hendaklah ia solat dua rakaat, kemudian berdoa:

“Ya Allah! Aku mohon pemilihan Mu menerusi pengetahuan Mu dan aku mohon kekuatan Mu menerusi kudrat Mu serta aku minta pada Mu sebahagian dari limpah kurnia Mu yang sangat besar. Sesungguhnya Engkau amat berkuasa sedangkan aku tidak berkuasa, Engkau amat mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui dan sesungguhnya Engkau amat mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini adalah baik bagiku dalam urusan agama ku juga dalam urusan penghidupan ku serta natijah pada urusan ku, kini dan akan datang, maka tetapkan lah ia bagi ku dan permudahkanlah ia untukku, serta berkatilah daku padanya. Dan kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini membawa kejahatan kepadaku dalam urusan agamaku, juga dalam urusan penghidupanku dan natijah urusanku, kini dan akan datang, maka elakkanlah ia dariku dan tetapkanlah kebaikan untukku sebagaimana sepatutnya, kemudian jadikanlah daku meredhainya.”

Betapa pentingnya Solat Istikharah ini sebagaimana pentingnya kita mempelajari al-Quran.

Sebagai satu iktibar dan renungan penulis ingin berkongsi beberapa contoh kisah benar yang berlaku di kalangan sahabat-sahabat yang terlupa mengamalkan solat istikharah. Nama dalam kisah ini bukan nama sebenar.

Kisah-1
Setelah berpindah randah dari satu rumah sewa ke rumah sewa, akhirnya tergerak hati Salim untuk memiliki rumah sendiri. Lalu dia melihat iklan di surat khabar dan berkenan dengan tawaran rumah yang agak munasabah harganya. Rumah tersebut masih belum dibina lagi tetapi pihak pemaju telah menawarkan pakej jualan yang istimewa. Pihak pemaju perumahan memberi jaminan rumah tersebut akan siap dalam masa dua tahun. Salim berminat dengan rumah tersebut lalu terus membelinya. Kini lima tahun telah berlalu, projek perumahan itu telah terbengkalai kerana pemaju telah bankrupt. Salim terpaksa membayar ansuran bulanan hutang kepada bank walaupun rumah yang diidamkan masih tidak wujud.

Kisah-2
Abu dan Salmah telah berkahwin selama 4 tahun. Mereka dikurniakan dengan dua orang cahaya mata. Anak yang sulung telah berumur 3 tahun dan yang kedua masih 8 bulan. Mereka berasa agak susah hendak ke sana kemari kerana hanya memiliki motosikal. Satu hari Salmah mencadangkan kepada Abu untuk membeli kereta. Abu lalu terus pergi ke Perodua Show room untuk melihat-lihat kereta. Dia berkenan dengan model Kelisa lalu terus membelinya. Selang sebulan keretanya kena curi. Dah enam bulan berlalu keretanya masih tidak ditemui, tetapi dia masih membayar ansuran bulanan dengan pihak bank kerana pampasan yang pihak insurans bagi tidak mencukupi untuk melangsaikan bayaran baki hutang dengan pihak bank.

Kisah-3
Munirah akhirnya terpikat dengan pujukan rakan satu ofisnya Hafsah untuk melabur dalam satu skim pelaburan di internet. Dia akhirnya mengeluarkan sehingga RM10,000 untuk pelaburan tersebut. Dua tahun telah berlalu duit pelaburannya lesap tak nampak bayang.

Kisah-4
Rashid dan Zakiah telah mempunyai tiga orang anak. Mereka bercadang untuk mengambil pembantu rumah Indonesia. Mereka pergi ke agensi pembantu rumah dan terus memilih seorang pembantu rumah yang terdapat dalam senarai biodata. Selang dua bulan pembantu rumah pun sampai dan berkhidmat kepada mereka seperti yang dijangkakan. Tiga bulan berlalu tiba-tiba pada satu hari didapati pembantunya telah lari dari rumah.

Kisah yang dipaparkan di atas adalah kisah benar di mana penulis sendiri bertanya kepada mereka adakah mereka telah melakukan Solat Istikharah sebelum memilih atau membuat keputusan. Mereka kata langsung tak terfikir hendak melakukannya.

Kisah -5
Iskandar berumur 40 tahun telah berkahwin dan mempunyai enam orang anak. Suatu hari dia mendapat telefon dari kawan baiknya Jaafar. Jaafar hendak memberikan satu hadiah istimewa kerana jasa Iskandar yang telah menyelesaikan masalah keluarganya. Jaafar hendak menawarkan kepadanya perbelanjaan pakej menunaikan haji untuk suami isteri ditanggung sepenuhnya iaitu RM15,000 setiap orang. Hati Iskandar gembira bukan kepalang kerana sudah lama dia mengidam untuk menunaikan haji. Lagipun duit simpanan dalam tabung hajinya baru RM3000. Iskandar tidak terus menerima hadiah tersebut sebaliknya dia memberi tempoh tiga hari untuk membuat keputusan. Iskandar melakukan Solat Istikharah tiga malam berturut-turut. Pada hari keempat dia berjumpa Jaafar mengatakan dia sangat berat untuk menerima hadiah tersebut. Dia mengatakan ingin pergi menunaikan haji dengan duit pendapatan sendiri. Jaafar agak kecewa, dipujuknya namun Iskandar tidak terima juga. Selang dua bulan selepas itu baru Iskandar mendapat tahu duit yang hendak diberikan kepadanya itu adalah dari duit riba iaitu interest bank konvensional akaun simpanan tetap Jaafar. Jaafar telah tersalah sangka. Disangkanya bahawa duit riba boleh dihadiahkan kepada orang lain tetapi tidak boleh digunakan sendiri.

Kisah-6
Cikgu Imran telah mendapat arahan pertukaran sekolah dari Sabak Bernam ke Sandakan. Bila menerima surat tersebut hatinya agak gembira kerana ingin memberi khidmat di kawasan pedalaman. Baginya tidak ada masalah sebab masih bujang, dan teringin sangat hendak ke Sabah. Dia solat Istikharah walaupun keputusan telah ditetapkan oleh kementerian kepadanya. Dia berdoa “Ya Allah kalau pemergian aku ke Sandakan ini baik untukku dan agamaku maka permudahkanlah jika tidak kau gantikanlah dengan yang lebih baik dan sempurna”. Selang dua minggu Pengetua disekolahnya memberitahu kepadanya pertukaran dia ke Sabah di tarik balik disebabkan masalah teknikal. Dia rasa agak pelik namun tidak kecewa malah tetap gembira kerana telah melakukan solat istikharah. Dia yakin ini yang terbaik di pilih oleh Allah untuknya. Selang sebulan dia bertemu Jodoh dengan Ustazah (al-Hafizah) yang baru berpindah di taman tempat dia tinggal.

Semua kisah yang dipaparkan di atas adalah kisah benar yang boleh kita ambil iktibar dan pengajaran. Yang pastinya kita tidak akan rugi di dunia dan akhirat bila beramal dengan Solat Istikharah ini.

Dewasa ini ramai di kalangan kita hendak membeli rumah yang berharga lebih RM200,000. Bayaran balik mungkin mengambil masa selama 20 hingga 25 tahun. Dalam tempoh tersebut macam-macam perkara boleh terjadi. Jika sekiranya kita melakukan Solat Istikharah sebelum membeli rumah tersebut, pasti Allah akan mendorongkan kita membuat pilihan yang tepat dan memudahkan segala urusan. Penulis ada bertemu dengan beberapa sahabat yang melakukan Solat Istikharah sebelum membeli rumah, Alhamdulillah segala urusan menjadi mudah dan dapat membayar balik hutang rumah lebih awal daripada yang dijangkakan.

Seperkara lagi, supaya Allah SWT memakbulkan doa kita, jauhilah segala bentuk pinjaman yang ada unsur-unsur riba’ seperti dari sistem konvensional. Pilihlah sistem perbankan Islam semoga Allah memberikan keberkatan dan menurunkan rahmatnya sepanjang tempoh pinjaman di buat. Yakin dan percayalah jika kita mengikut suruhan Allah, pasti Allah akan membantu kita di ketika senang dan susah. Jika Allah bantu kita tiada sesiapa yang boleh menghalangnya.

Mengikut beberapa buah kitab seperti Kitab Minyatul Musolli, Sabilal Muhtadin dan Sairus Salikin, secara ringkasnya cara melakukan Solat Istikharah adalah seperti berikut;

* Waktu yang terbaik ialah pada 2/3 malam (iaitu sekitar pukul 2 pagi). Bagaimana pun boleh dilakukan pada bila-bila masa dalam waktu yang di haruskan sembahyang contohnya selepas maghrib.
* Niatnya “Sahaja aku sembahyang sunat istikharah dua rakaat kerana Allah ta’ala”
* Dalam rakaat pertama selepas Surah Al-Fatihah baca Surah Al-Kafirun atau apa-apa sahaja surah lain yang terbaik kita boleh baca.
* Dalam rakaat kedua selepas Surah Al-Fatihah baca Surah Al-Ikhlas atau apa-apa sahaja surah lain yang terbaik kita boleh baca.
* Selepas memberi salam baca doa berikut (mulakan dengan basmalah dan selawat dahulu).



Terjemahan Doa’ :
Ya Allah! Aku mohon pemilihan Mu menerusi pengetahuan Mu dan aku mohon kekuatan Mu menerusi kudrat Mu serta aku minta pada Mu sebahagian dari limpah kurnia Mu yang sangat besar. Sesungguhnya Engkau amat berkuasa sedangkan aku tidak berkuasa, Engkau amat mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui dan sesungguhnya Engkau amat mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini (…sebutkan hajat..) adalah baik bagiku dalam urusan agama ku juga dalam urusan penghidupan ku serta natijah pada urusan ku, kini dan akan datang, maka tetapkan lah ia bagi ku dan permudahkanlah ia untukku, serta berkatilah daku padanya. Dan kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini (…sebutkan hajat..) membawa kejahatan kepadaku dalam urusan agamaku, juga dalam urusan penghidupanku dan natijah urusanku, kini dan akan datang, maka elakkanlah ia dariku dan tetapkanlah kebaikan untukku sebagaimana sepatutnya, kemudian jadikanlah daku meredhainya. (Dari hadis riwayat Imam Bukhari)

Semoga artikel pendek ini memberi manfaat kepada kita semua. Kita hanya mampu merancang tetapi Allahlah yang menentukannya..
Wallah hu ‘alam

Wednesday, April 21, 2010

KENAPA NAFSU DEGIL?

"Dalam kitab karangan Usman b Hasan b Ahmad ada menceritakan Allah S.W.T telah berfirman yang bermaksud, "Wahai akal! mengadaplah engkau. Aku ingin tahu darimu, siapakah Aku ini dan siapa pula engkau?" Lalu akal pun menjawab...

"Engkau adalah Tuhan yang menjadikanku dan aku adalah hambaMu yang lemah." Setelah itu Allah memanggil nafsu pula datang mengadap, tetapi nafsu hanya mendiamkan diri. Begitulah sehingga tiga kali ianya dipanggil barulah ia datang mengadap.

Allah berfirman padanya, "Siapakah engkau dan siapakah Aku?". Jawab nafsu, "Engkau adalah Engkau dan aku adalah aku." Allah lalu menyeksanya dalam neraka jahim selama 100 tahun kemudian mengeluarkannya semula untuk disoal. Allah menyoal lagi, "Siapakah engkau dan siapakah Aku?". Jawab nafsu, "Aku adalah aku, Engkau adalah Engkau." Allah lalu memasukkannya ke dalam neraka juu' pula selama 100 tahun, kemudian mengeluarkannya untuk disoal.

Kali ini barulah nafsu mengaku hakikat dirinya, katanya, "Aku adalah hambaMu yang lemah dan Engkau adalah Tuhanku yang Maha Kaya." Dalam kitab yang sama juga ada diterangkan dengan sebab itulah Allah telah mewajibkan puasa bagi mengekang nafsu yang jahat.

Thursday, April 15, 2010

Motivasi: Kamu lupa asah kapak.

Motivasi: Kamu lupa asah kapak

Jangan lupa asah ~ picture by Aliisza of Deviant Art

Sampai satu tahap dalam kehidupan, selepas kita mengharunginya dengan penuh kesungguhan dan kegigihan, kita akan melanggar dinding kepenatan. Kita rasa seakan keletihan. Tiba-tiba rasa lemah. Tiba-tiba hilang kekuatan. Kita lihat prestasi kita menurun. Kita nampak kualiti kita merendah. Tertanya-tanya kita akan sebabnya. Lantas kita usaha melipat gandakan usaha, menambah amal, tetapi apa yang terjadi adalah penurunan.
 
turun dan semakin turun.
 
Kenapa?

Kerana kita lupa mengasah ‘kapak’ kita.

Kisah Si Pemotong Pokok

Terdapat seorang pemotong pokok, bersama kapaknya yang sangat tajam. Dia hendak bekerja mencari makan. Maka dia pergi bertemu dengan seorang tuan kepada tanah yang dipenuhi banyak pokok. Tuan tanah itu memerlukan orang untuk menebang pokok.
 
Maka bermulalah kerjanya. Hari pertama dia berjaya menumbangkan 30 batang pokok. Dia memulakan hari keduana dengan gembira. Juga 30 batang pokok berjaya ditumbangkan.Tuan Tanah gembira. Pemotong pokok juga senang hati. Esoknya dia berjanji hendak datang lagi. Namun perkara mengejutkan berlaku pada hari ketiga. Dia hanya mampu memotong 20 batang pokok sahaja. Si Pemotong kehairanan. Dia tidak merasa staminanya menurun. Maka dia berkata kepada Tuan Tanah: “Esok, saya akan potong lebih banyak lagi.” Dia berazam melipatgandakan usaha. Namun, hari keempat, dia hanya mampu memotong 10. Lebih sedikit dari hari yang ketiga, walaupun dia berusaha telah lebih kua. Dia merasa tidak senang dengan prestasinya. Maka sekali lagi dia berjanji dengan Tuan Tanah: “Esok, saya pasti akan memperbaiki prestasi saya” Pada hari kelima, dia bermati-matian berusaha. Namun mengejutkan, setiap pokok yang hendak dipotongnya memakan masa yang amat lama. Di akhir hari, dia hanya mampu menebang 5 batang pokok sahaja.

Dia menangis di akhir hari itu. Menghentam-hentam dirinya dengan pertanyaan: KENAPA?
Tuan Tanah yang melihat Si Pemotong itu, datang mendekatinya dan bertanya:
“Apakah kamu mengasah kapak kamu?”
Ketika itu Si Pemotong tersentak.
Ya, dia tidak mengasah kapaknya!

Kapak dalam kehidupan kita

Di dalam kehidupan kita, kapak dalam cerita tadi boleh didefinasikan sebagai ‘daya keimanan’.

Sampai satu tahap, selepas mengharungi pelbagai jenis halangan, cabaran dan dugaan, akan muncul satu dugaan di dalam kehidupan kita. Itulah dia dugaan ‘rasa penat, rasa lemah, rasa tak bermaya’ untuk melaksanakan kerja.

Kita perasaan akan masalah ini bila ianya berlaku. Tetapi biasanya, langkah penyelesaian yang diambil oleh kita adalah silap. Kita biasanya akan bertindak untuk melipat gandakan usaha, menambah lagi berat atas kehidupan kita dan sebagainya.

Kita terlupa untuk melihat punca sebenarnya.

Daya keimanan. Apakah sumber daya itu kita lihat kembali?

Kenapa tidak mampu lagi membaca Al-Quran dengan banyak? Kenapa tidak mampu lagi solat dengan khusyu’? kenapa tidak mampu lagi menundukkan pandangan? Kenapa tidak mampu lagi istiqomah atas kebaikan? Kenapa rasa tidak mampu memikul kebaikan sepanjang amalan kehidupan?

Kerana daya keimanan kita menumpul. Yang menolak manusia, hamba kepada Allah SWT untuk kekal taat kepada-Nya yang Ghaib itu, untuk mengejar pahala pemberian-Nya yang tidak kelihatan itu, hanyala dengan keimanan. Bila keimanan menumpul, maka kekuatan untuk beramal juga menurun.

Menghidupkan Daya Keimanan

Bila kita perasan akan hal ini, penurunan kualiti dan prestasi kita sebagai hamba Allah SWT, maka langkah untuk menghidupkan semula keimanan itu perlu diambil. 

Antara yang utama adalah kembali memerhatikan hubungan dengan Allah SWT. Muhasabah dan membuat pengisian. Sebab itu, kata-kata yang masyhur daripada sahabat Rasulullah SAW, antaranya adalah: “Mari duduk sebentar dan beriman” Bukanlah beriman itu sebentar sahaja. Tetapi dalam waktu yang sebentar itu, keimanan itu di’recharge’ kembali untuk dibawa mengalir pada segenap kehidupan, segenap kerja dan amalan.
 
Sebab itu, kadangkala jiwa ini perlu kembali di’recharge’ dengan pengisian-pengisian. Perlu wujud tempat perhentian untuk kita mengambil ‘bekalan’. Antara cara lain adalah duduk bersama rakan-rakan yang soleh. Lakukan program bersama seperti Solat Subuh berjemaah bersama mereka, sarapan pagi bersama, qiamullail bersama, dalam kadar yang sederhana seperti seminggu atau dua minggu sekali. Berziarah bertemu mereka juga satu bentu ‘tambahan’ kekuatan.

Penutup: Maka perhatikan kapak kalian

Dalam hidup kita, kita perlu menebas jahiliyyah. Bila hendak beramal, kita perlu menebas kemalasan, hasutan, godaan dan sebagainya. Hendak taat kepada Allah, kita perlu menebas syaitan dan cinta kepada hawa nafsu.

Kita memerlukan kapak kita.

Justeru, jangan kita lupa mengasahnya. Kekuatan tidak akan terbina dengan tiba-tiba. Pasti ada sumbernya. Maka bila kekuatan kita punya masalah, maka lihatlah akan sumbernya. Jangan biarkan rawatannya lewat. Nanti diri sendiri akan merana.

Tuesday, April 13, 2010

Harapan Tanpa Suara (Lirik)


Di dalam kandungan ibuku tersayang..
Degupan jantungmu,jantungku...
Irama Penuh syahdu..

Kuingin rasai kehangatan pelukan..
Belaian kasih sayang..
Ku jaga Kau di hari Tuamu..
Andai panjang usiaku...

Namun hanya harapan tanpa Suara..
Di dunia cuma seketika..
Jasad kaku dibaluti kertas usang..
Terbiar bagai sampah terbuang..

Di manakah ibu, di manakah ayah..
Bonekakah atau manusia..
Anak tidak berdosa menjadi mangsa..
Oleh hawa nafsu yang serakah..

** Mungkin inilah kata2 bayi2 yg dibuang...
sungguh syahdu video ini..
sumber : Klip video Harapan Tanpa Suara
Utusan Online..

Friday, April 9, 2010

Planner Ibadahku..

Planner Ibadah

Visi : Mencari Redha Allah

Misi : Membentuk Syaksiah Fardiah melalui pendekatan “RUJI”

Cadangan Pelaksanaan

  • Tarbiyah Jasadiyah-Riadhah Minima: 3 x seminngu
  • Tarbiyah Ilmiyah dan kuliyah deen:digalakkan
  • Bacaan Ilmiyah:Wajib

Bahan Bacaan Islam:
..Asas-asas dalam islam ..Apa ertinya saya menganut Islam(Wajib) 
Majalah-majalah ilmiah-Haluan & sebagainya

PLANNER HARIAN...INSYAAllAH..
  • Pagi:Qiyammullai,Rawtib,Fardu,ma’thurat,Hafazan,ceramah,Tlawah
  • Tengahhari:zuhur,Tilawah
  • Petang:Asar,Ma’thurat,riadhah
  • Malam:Maghrib,Isyak,Tilawah,Bacaan Ilmiyah,Solat Taubat,Witir,Wirid tidur,Muhasabah

5 Penawar Hati

  • · Bergaul dengan orang Soleh
  • · Menghayati Quran
  • · Pelihara perut drpd Haram
  • · Qiamullail(isyak,subuh jemaah)
  • · Always doa n zikir

BAHAGIA
  • Rindu quran n Ibadah
  • Sangat pelihara solat
  • Rendah diri
  • Dermawan
  • Bermanfaat kepada org lain
  • Selalu ingat mati & sedia
  • Sahabat dgn orang soleh
  • Sedikit bicara apa yg x perlu

Muqadimah Hidup
  • Sayang ibubapa-penghubung nyawa n kasihi kita
  • Guru-jasanya menerangi kegelapan
  • Saudara-mara-insan yg t’dekat dgn kita
  • Jiran-sebhgian drpd kita
  • Sahabat-pergaulan yg abadi n jujur
JIKA KITA bandingkan HIDUP YG SINGKAT DI DUNIA N HIDUP YANG ABADI DI AKHIRAT,maka hidup ini adalah MIMPI belaka… Oleh itu,syangi dirimu,cintai Allah,kasihi RASUL-NYA;kerana x djadikn kekasihnya melain kn mnjadi RAHMAT SEMESTA ALAM..

Wasiat Imam HASSAN AL-BANNA…
  1. Segeralah tunaikn SOLAT walaupun dalam apa-apa keadaan sekalipun..
  2. Bacalah QURAN,buatlah kajian,dengarlah ILMU n ZIKIR..
  3. Jangan berdebat..krn xada kebaikan..
  4. Jgn banyak KETAWA..krn dealing w ALLAH should be Tenang n serious.
  5. Jgn meninggikn suara drpd yg dperlukn..krana demikian perbuatn BODOH n menyakitkn..
  6. BERKENALANLAH dgnsaudara yg anda temui sekalipun x dminta krana asas Islam adalah kasih sayang n berkenalan.

MUHASABAH (Jawab soalan ini hanya dengan Amalan)


ü Sudahkah anda membaca Al-Quran?

ü Sudahkah anda menghafal QURAN?

ü Adakah anda Solat pada Waktunya?

ü Sudahkah anda baca ma’surat?

ü Adakah anda ISTIQAMAh hadiri HALAQAH?

ü Sudahkah anda mempunyai mad’u?

ü Adakah anda bangun untk QIAMULLAIL?

ü Adakah anda buat solat RAWATIB?

ü Adakah anda tlah bersedekah?

ü Sudahkah anda PUASA SUNAT?

ü Adakah anda yakin tentang ISLAM?

ü Sudahkah anda baca tentang ISLAM?

ü Sudahkah nad aberziarah sahabat, komuniti sekitar?

ü Sudahkah anda bersenam?

Tanda2 org berakal..

“...Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)melainkan orang-orang yang berakal.” [Ali ‘Imran 7]

Allah juga kerap memakai ilmu pengetahuan seperti

penciptaan langit dan bumi sebagai tanda bagi orang yang berakal:

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal”

[Ali ‘Imran 190]

“dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda (kekuasaan

Allah) bagi kaum yang berakal.” [Al Jaatsiyah 5]  
Improve Your Relationship With Al-Quran
 
Are you one of those people who rarely touch the Qur’an? Or do you read daily, but don’t find it is having the impact on you that it should? Whatever the case may be, these are some simple tips that can help you connect with the Qur’an.

1. Before you touch it, check your heart.
2. Do your Wudu' (ablution).
Doing your Wudu is good physical and mental preparation to remind you that you’re not reading just another book. You are about to interact with God, so being clean should be a priority when communicating with Him.
3. Read at least 5 minutes everyday.
Too often, we think we should read Qur’an for at least one whole hour. If you aren’t in the habit of reading regularly, this is too much. Start off with just five minutes daily. If you took care of step one, Insha Allah (God willing), you will notice that those five minutes will become 10, then half an hour, then an hour, and maybe even more!
4. Make sure you understand what you’ve read.
Five minutes of reading the Qur’an in Arabic is good, but you need to understand what you’re reading.
5. Remember, the Qur’an is more interactive than a CD.
In an age of “interactive” CD-Roms and computer programs, a number of people think books are passive and boring. But the Qur’an is not like that. Remember that when you read the Qur’an, you are interacting with Allah. He is talking to you, so pay attention.
6. Don’t just read; listen too.
There are now many audio cassettes and CDs of the Qur’an, a number of them with translations as well. This is great to put on your walkman or your car’s CD or stereo as you drive to and from work. Use this in addition to your daily Qur’an reading, not as a replacement for it.
7. Make Dua (supplication).
Ask Allah to guide you when you read the Qur’an. Your aim is to sincerely, for the love of Allah, interact with Him by reading, understanding and applying His blessed words. Making Dua to Allah for help and guidance will be your best tool for doing this. Ia adalah kunci untuk kita mengekang hawa nafsu kita. Kuncinya ialah: 
"Bagaimana dapat ditentang hawa nafsu, sedangkan ketika ia menyerang, ia menguasai 2/3 akal. Maka tiada jalan lain melainkan SABAR" (Imam As-Syafie)

PENCINTA ALLAH ITU IALAH: "Seorang hamba yang menceraikan dirinya daripada gigitan nafsu, tidak putus-putus mengingati Allah, berdiri menegakkan hak-hak Allah dan memandang Allah dengan hatinya. Apabila dia berbicara, dia berbicara dengan Allah, apabila dia berdiskusi, diskusinya tentang Allah. Dia bergerak dengan perintah Allah. Diamnya bersama bersama Allah. Maka dia dengan Allah, Untuk Allah, dan bersama Allah" (Abu Bakar al-Kattani)

What Shaitan asked?

When Shaitan was ordered out of heaven by Allah, he asked three questions?

Where will I live? Where will I eat? Where will I sleep?

ü Allah told him that he, Shaitan would live with the person who did not say Bismillahirrahmanirrahim (In the name of Allah, the beneficent the merciful) before he/she entered his/her house.

ü Shaitan would eat with the person who did not say Bismillahirrahmanirrahim (In the name of Allah, the beneficent the merciful) before he/she started to eat.

ü Shaitan would sleep with the person who did not say Bismillahirrahmanirrahim (In the name of Allah, the beneficent the merciful) before he/she went to sleep.

Namaku SiPun..


aku adalah dari bangsa slipar Jepun. Jenis-jenis lain, juga yang selain daripadaku dijual di merata kedai sukan. Aku telah dibeli semenjak setahun yang lepas. Semenjak itu hidupku mula berubah. Aku menjangkakan tentulah kebanyakan daripada hayatku akan kuhabiskan di trek atau di gimnasium. Tapi jangkaanku meleset. 
Tuanku lebih kerap membawa aku ke masjid-masjid dan ke rumah kawan-kawannya. Aku sempat mencuri-curi dengar kegiatannya dalam kelompok tersebut. Itulah yag dinamakan usrah rupanya. Apa yang ingin ku ceritakan di sini mungkin berguna kepada kalian semua. Berikut adalah pemerhatianku berkenan tuanku. Dia seorang da`i, kekagumanku dengan usahanya telah menginsafkan aku untuk mncoretkan warkah ini.

Dahulu, tuanku hanya berseorangan. Aku selalu ke masjid bersamanya seorang. Di sana beliau mengabiskan masa mendengar ceramah agama, tak cukup dengan itu, habis kedai-kedai buku agama kami kunjungi. Sememangnya dia seorang yang obsessed dengan ilmu pengetahuan. Tafsir al-Qur'an memang selalu dibacanya. Ini membanggakan aku, kerana dapat berbakti kepada seorang yang cintakan ilmu.

Aktivitiku tidak terhad begitu sahaja, aku juga sering dibawa ke kompleks sukan dan padang bola. Yang peliknya aku mendapat ramai kenalan ketika berada di padang, tetapi sering berseorangan ketika dibawa ke masjid.

Dahulu, ini menjadi aktiviti kegemaranku, kerana dengan ini aku mendapat ramai kawan. Mulanya aku agak pelik dengan situasi ini, tetapi lama-kelamaan ramai kenalanku turut serta setiap kali aku ke masjid. Kini fahamlah aku, tuan aku menggunakan padang bola dan kompleks sukan untuk berdakwah rupanya. Masya Allah! Tak sangka juga, dengan aktiviti sukan tuan aku sempat juga mengajak rakan-rakan ke masjid. Sekarang aku tidak bersendiri lagi. Hampir setiap malam tuan aku akan berkunjung ke rumah rakan-rakannya. Di sini aku mengambil peluang untuk bersama dengan rakan-rakanku untuk bertukar pengalaman. Rakan-rakanku amat mengagumi tuanku. Aku tumpang berbangga. 

Usrah berjalan hampir setiap malam. Sememangnya tuan aku tidak kenal erti rehat. Baginya tempat rehat adalah Syurga dan masa untuk tidur adalah di alam kubur. Semua kasut akan senyap setiap kali tuan aku mula berbicara. Kaata-katanya penuh hikmah, setiap isi disokong dengan hadis dan ayat al-Qur'an. Tuan aku tidak banyak bercakap apatah lagi perkara yang sia-sia. Aku dapati rakan-rakan tuanku turut kagum dengan kebolehannya.

Apabila bersama rakan, tidak pernah langsung beliau mencerca rakan yang lain. Jika ada perkara yang hendak ditegurnya akan dilakukan dengan hikmah. Aku lebih banyak mendengar beliau memuji orang berbanding mencerca kesalahan orang. 
Kini aku masih berbakti lagi. Aku tahu kalian tentu menganggap tulisanku ini gila dan tidak masuk akal. Akan tetapi renungkanlah kata-kataku ini. Aku mungkin kasut, tetapi suatu hari nanti mungkin Tuhan akan memberikanku mulut untuk berkata-kata, untuk bersaksikan apa yang tuan aku telah kerjakan. Pada saat itu akan aku saksikan pada Tuhan apa yang aku nukilkan pada kalian.

Untuk kalian semua contohilah tuanku. Berdakwahlah dengan cara hikmah. Jangan sekali-kali lari dari masyarakat. Terkadang masyarakat di sekeliling kalian suka bersukan, atau mungkin sukakan hiburan. Ikutlah rentak mereka sebagaimana aku menari mengikut irama tuanku. Dalam berkata-kata hendaklah kalian berhati-hati, jauhilah cerca dan maki, lebihkanlah ukhuwwah dan pujian. Sesungguhnya mad`u suka dipuji. Namun puji biarlah ikhlas.

Apabila berbicara gunakanlah al-Qur'an dan al-Hadis. Jangan kalian ikut sesedap mulut, kelak menikam kalian dari belakang. Tambahkanlah ilmu kalian, maka orang akan mendengar cakap kalian. Bukankah Tuhan menjanjikan darjat yang tinggi untuk orang yang berilmu? Jadilah da`i yang serba boleh. Jangan kalian sekatkan skop dakwah kalian, setakat mengajak ke surau dan masjid. Ingatlah, bersukan, muzik, berjalan, itu semua adalah dakwah bagi kalian. Setapak kalian berjalan, mungkin bisa mencampak hidayah ke dalam diri teman kalian.

Oh! Aku memang tidak layak untuk menasihat kalian. Apatah lagi aku hanya sepasang kasut. Kalian tidak perlu memaafkanku kerana aku hanyalah kasut. Tetapi maafkanlah tulisan aku kira aku cuba mengajar kalian, makhluk yang terbaik di sisi Allah. Sebelum lidah kasutku ini bergetar deras, cukuplah dulu nukilan dariku, sepasang kasut seorang da`i.

Glossari:
  • daie = orang yang mengajak (kepada kebaikan dan meniggalkan keburukan)
  • mad'u = orang yang diajak oleh orang yang mengajak
  • usrah = (asal Bahasa Arab) keluarga

Story on Bismillah…

Prophet Muhammad (S.A.W.) was once eating with a group of young children.

Suddenly Prophet Muhammad (S.A.W.) smiled. The children asked him why he was smiling. Prophet Muhammad (S.A.W.) replied: Shaitan has just vomited."

Prophet Muhammad (S.A.W.) then explained that there was a child amongst them who had forgotten to say Bismillahirrahmanirrahim (In the name of Allah, the beneficent the merciful) and Shaitan had sat to eat with him.

The child had just remembered and said: Bismillahirrahmanirrahim (In the name of Allah, the beneficent the merciful), from the beginning to the end.

Shaitan therefore vomited and thus the Prophet Muhammad (S.A.W.) had smiled.

JIKA HARI INI SAHAJA…

Hanya hari ini aku berpeluang untuk memerhatikan kebersihan tubuhku, kekemasan penampilanku, kehalusan tuturkataku dan perilakuku. Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Allah, mengerjakan sembahyang yang sesempurna mungkin, membekali diri dengan sembahyang sunat, berpegang teguh pada ajaran Al-Quran, mencatat segala yang mendatangkan manfaat buatku.

Aku hanya mempunyai hidup yang pasti hari ini, sebab itu aku akan menanamkan dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan serta ranting-rantingnya yang berduri tidak kira sifat takbur, ujub, riya’, buruk sangka dan lain-lain.

Hanya hari ini aku akan menghirup udara kehidupan maka aku akan berbuat baik kepada orang lain dan menghulurkan tangan kepada sesiapa pun. Aku akan menziarahi mereka yang sakit, menghantar jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang tersesat, memberi makan kepada orang yang lapar, menolong orang yang sedang kesusahan, membantu orang yang dizalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasihi mereka yang menderita, menghormati orang-orang alim, menyayangi kanak-kanak dan berbakti kepada ibubapa.

Monday, April 5, 2010

Kisah Keberkatan Menyebut Bismillah..

Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.

Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya. Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T.supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."

Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya. Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."

Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.

Kisah membantu jiran dan anak yatim

Pada suatu masa ketika Abdullah bin Mubarak berhaji, tertidur di Masjidil Haram. Dia telah bermimpi melihat dua malaikat turun dari langit lalu yang satu berkata kepada yang lain, "Berapa banyak orang-orang yang berhaji pada tahun ini?"

Jawab yang lain, "Enam ratus ribu."Lalu ia bertanya lagi, "Berapa banyak yang diterima ?"

Jawabnya, "Tidak seorang pun yang diterima, hanya ada seorang tukang sepatu dari Damsyik bernama Muwaffaq, dia tidak dapat berhaji, tetapi diterima hajinya sehingga semua yang haji pada tahun itu diterima dengan berkat hajinya Muwaffaq."

Ketika Abdullah bin Mubarak mendengar percakapannya itu, maka terbangunlah ia dari tidurnya, dan langsung berangkat ke Damsyik mencari orang yang bernama Muwaffaq itu sehingga ia sampailah ke rumahnya. Dan ketika diketuknya pintunya, keluarlah seorang lelaki dan segera ia bertanya namanya.

Jawab orang itu, "Muwaffaq."Lalu Abdullah bin Mubarak bertanya padanya, "Kebaikan apakah yang telah engkau lakukan sehingga mencapai darjat yang sedemikian itu?"Jawab Muwaffaq, "Tadinya aku ingin berhaji tetapi tidak dapat kerana keadaanku, tetapi mendadak aku mendapat wang tiga ratus dirham dari pekerjaanku membuat dan menampal sepatu, lalau aku berniat haji pada tahun ini sedang isteriku pula hamil, maka suatu hari dia tercium bau makanan dari rumah jiranku dan ingin makanan itu, maka aku pergi ke rumah jiranku dan menyampaikan tujuan sebenarku kepada wanita jiranku itu.

Jawab jiranku, "Aku terpaksa membuka rahsiaku, sebenarnya anak-anak yatimku sudah tiga hari tanpa makanan, kerana itu aku keluar mencari makanan untuk mereka. Tiba-tiba bertemulah aku dengan bangkai himar di suatu tempat, lalu aku potong sebahagiannya dan bawa pulang untuk masak, maka makanan ini halal bagi kami dan haram untuk makanan kamu."

Ketika aku mendengar jawapan itu, aku segera kembali ke rumah dan mengambil wang tiga ratus dirham dan keserahkan kepada jiranku tadi seraya menyuruhnya membelanjakan wang itu untuk keperluan anak-anak yatim yang ada dalam jagaannya itu."Sebenarnya hajiku adalah di depan pintu rumahku." Kata Muwaffaq lagi.Demikianlah cerita yang sangat berkesan bahawa membantu jiran tetangga yang dalam kelaparan amat besar pahalanya apalagi di dalamnya terdapat anak-anak yatim.Rasulullah ada ditanya, "Ya Rasulullah tunjukkan padaku amal perbuatan yang bila kuamalkan akan masuk syurga."

Jawab Rasulullah, "Jadilah kamu orang yang baik."Orang itu bertanya lagi, "Ya Rasulullah, bagaimanakah akan aku ketahui bahawa aku telah berbuat baik?"Jawab Rasulullah, "Tanyakan pada tetanggamu, maka bila mereka berkata engkau baik maka engkau benar-benar baik dan bila mereka berkata engkau jahat, maka engkau sebenarnya jahat."